mark-cahill
Mark Cahill  I DailyMail

Mark Cahill  mantan Marinir menjadi orang pertama di Inggris, yang menerima transplantasi tangan. Menurut para ahli, tim dokter yang melakukan operasi perintis, telah membuat terobosan dalam bidang kedokteran.

Mark Cahill menghabiskan dua dekade dengan rasa sakit, demi menunggu tangannya berfungsi. Setelah enam bulan berlalu kini tangan transplantasinya mulai berfungsi, diberitakan oleh Mail Online.

filed under:
Wang-Guiying
Wang Guiying I foto : yimiton.com

Pemicu wanita ini untuk ogah menikah di waktu muda karena trauma dengan pemandangan kehidupan kerabat di sekelilingnya, Wang Guiying, demikian itu adalah nama sang nenek, ia mengatakan bahwa paman dan pria lain yang memarahi dan memukuli istrinya. Hal inilah penyebab ia takut menikah di masa mudanya.

Tak ada kata terlambat untuk menikah. Nenek berusia berusia 107 tahun ini sedang mencari seorang suami pertama yang dapat berbagi cerita suka dan duka. Wang lahir di Provinsi Guizhou Selatan, Cina, adalah anak dari seorang pedagang garam.

Dikutip dari news2.onlinenigeria.com. Setelah ayah Wang, ibu dan kakak perempuannya meninggal, dia masih terus menghindar dari pernikahan dan pindah ke sebuah pedesaan di mana ia bekerja sebagai seorang petani sampai dia berumur 74 tahun dan hingga kini Wang sudah tak kuat lagi bekerja di ladang.

Sekarang Wang telah memutuskan bahwa sudah waktunya untuk melupakan masa lalu dan sedang  sedang mencari seorang suami.  Dia mengatakan kepada pers bahwa ia berharap untuk menemukan sesama centenarian (orang tua seumuran seperti dia).

Alasan nenek ini meminta untuk segera menikah karena telah menjadi beban bagi keponakannya.

"Keponakan saya semakin tua dan anak-anaknya sudah berkeluarga sendiri. Saya menjadi beban. Saya sudah 107 tahun dan masih belum menikah. Apa yang akan terjadi jika saya tak bergegas menemukan seorang suami?" pungkasnya.

Good luck, Wang!

filed under:
kerupuk minyak plastik
Ilustrasi kerupuk di bakar terindikasi memakai minyak plastik I foto:liputan6.com

Makanan yang paling higienis dan paling murah di masak oleh seorang ibu atau wanita di rumah. Makan  makanan di luar rumah bukan jaminan adalah makanan higienis dan belum tentu juga murah.

Beberapa bulan lalu marak berita bakso pakai daging babi, daging tikus dan kerupuk plastik digoreng dengan minyak bercampur plastik. Sekarang giliran KERUPUK dan TAHU pakai pewarna tekstil atau pakaian.

Diberitakan oleh liputan6.com. Tim terpadu dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap menemukan tahu menggunakan pewarna tekstil di sejumlah pasar tradisional.

Tim terpadu menemukan tahu maupun kerupuk yang menggunakan pewarna tekstil di Cilacap dan juga menemukan cacing hati pada hati sapi yang dijual pedagang di Pasar Sidadadi.

Penggunaan perwarna tekstil pada makanan berbahaya bagi tubuh manusia karena dapat menimbulkan penyakit akibat pengendapan bahan kimia tersebut, antara lain ginjal dan kanker.

Baca juga : Mau Hidup Sehat? Waspadai Kerupuk Plastik
filed under:
Copyright © 2013 artikel-fenomenal | Powered by Blogger
Design by Theme Junkie
Blogger Template by Lasantha | PremiumBloggerTemplates.com