alt+title
ANTARA sifat seorang Mukmin sejati ialah sentiasa memohon dan meminta kepada Allah SWT dengan penuh pengharapan dan bersungguh-sungguh. Doa adalah talian hayat dalam kehidupan seorang insan bernama hamba dengan Allah yang Maha Berkuasa.
Apabila seseorang hamba itu berdoa, dia akan merasakan Allah SWT sentiasa dekat dengannya, mengawal dan memerhatikan segala tindakannya tanpa henti. Apabila seseorang hamba itu berdoa, dia perlu yakin dan percaya bahawa doanya itu akan diperkenankan oleh Allah SWT.
Keyakinan ini berasaskan kepada firman Allah SWT yang bermaksud: Berdoalah kepada-Ku, nescaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri daripada menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina. (al-Mukmin: 60)
Namun begitu, kita perlu berwaspada agar doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT terhalang daripada dimakbulkan. Ini adalah kerana, terdapat daripada kalangan orang beriman yang bukan sahaja tidak dimakbulkan, bahkan langsung tidak dipedulikan oleh Allah SWT. Antaranya ialah;
Menggunakan harta haram

Seseorang yang memperoleh pendapatan yang haram. Lalu menggunakannya untuk makan dan minum, membeli pakaian, rumah dan kenderaan. Ia akan menyebabkan doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT terhijab dan tidak diterima.

Ini berdasarkan sebuah hadis yang bermaksud: ...Seorang pemuda yang bermusafir dalam perjalanan yang jauh, hal rambutnya kusut masai, mukanya berdebu di mana dia mengangkat tangan ke langit : Wahai Tuhanku...wahai Tuhanku... sedangkan makanannya haram, minumannya haram dan pakaiannya haram..Dan dia dibesarkan dengan memakan makanan haram maka bagaimana Kami mahu mengabulkan doanya. (riwayat Muslim)

Dalam hadis tersebut Rasulullah SAW telah menggambarkan bagaimana doa seseorang itu boleh ditolak disebabkan harta yang haram.
Walaupun dia telah menepati ciri-ciri doa yang makbul seperti bermusafir, tawaduk dan bersungguh-sungguh.

Namun, tetap juga ditolak kerana tidak mempedulikan persoalan hartanya, sama ada daripada sumber yang halal atau yang haram.

Oleh itu, kita perlu berhati-hati dalam menentukan sumber pendapatan yang kita peroleh, sama ada haram secara zat (haram lizatihi) atau haram kerana sebab-sebab yang lain (haram lighairihi).

Haram lizatihi boleh terjadi apabila kita terlibat dalam kegiatan haram yang telah terkandung dalam al-Quran dan hadis secara langsung seperti; perniagaan minuman keras, perjudian dan maksiat. Manakala haram lighairihi pula yang melibatkan keharaman secara tidak langsung seperti riba, gharar dan sebagainya.

Gelojoh dan terburu-buru

Antara golongan yang ditolak doanya ialah mereka yang gelojoh dan terburu-buru ketika berdoa.

Sabda Nabi SAW yang bermaksud: Dikabulkan doa seseorang daripada kalian selama ia tidak buru-buru, (di mana) ia berkata: Aku sudah berdoa namun belum dikabulkan doaku. (diriwayatkan oleh Al-Bukhari)

Yang dimaksudkan dengan demikian ialah mereka yang apabila berdoa, dia seolah-olah mendesak dan memaksa Allah SWT supaya memakbulkan doanya secepat mungkin. Justeru, dalam kita berdoa, kena banyakkan bersabar dan bersangka baik kepada Allah SWT.

Mungkin doa kita sudah dimakbulkan, tetapi menunggu masa untuk dijadikan sebagai realiti. Semuanya mengikut keputusan dan perancangan Allah dan ia adalah yang terbaik.

Lihatlah bagaimana Nabi Musa dan Nabi Harun as. berdoa tentang kekejaman Firaun. Doa mereka berdua dimakbulkan oleh Allah SWT. Namun, kerajaan Firaun tidak tumbang dalam masa sehari dua, bahkan memakan masa puluhan tahun selepas itu.

Demikian juga Nabi Yaakub as. yang tidak putus-putus berdoa kepada Allah SWT supaya dikembalikan anak Baginda iaitu Nabi Yusuf as. Doanya dimakbulkan, namun selepas puluhan tahun baru Baginda bertemu semula dengan Nabi Yusuf as.

Tidak bersungguh-sungguh dalam berdoa

Sebagaimana sekiranya kita meminta daripada manusia, kita juga perlu bersungguh-sungguh ketika berdoa dan memohon daripada Allah SWT. Tidak boleh berdoa secara sambil lewa atau acuh tak acuh seperti melepaskan batuk di tangga.

Sabda Nabi SAW: Apabila seseorang daripada kamu berdoa dan memohon kepada Allah SWT, janganlah dia mengucapkan: "Ya Allah, ampunilah dosaku jika Engkau kehendaki, sayangilah aku jika Engkau kehendaki, dan berilah rezeki jika engkau kehendaki". Akan tetapi, dia harus bersungguh-sungguh dalam berdoa. Sesungguhnya Allah berbuat menurut apa yang Dia kehendaki dan tidak ada yang memaksa-Nya. (diriwayatkan oleh Al-Bukhari)

Lalai dan tidak khusyuk

Kita perlu fokus dan betul-betul memberikan perhatian dengan penuh pengharapan. Setiap lafaz perkataan yang diungkapkan daripada mulut perlu keluar daripada hati yang tulus ikhlas. Ini menuntut supaya kita memahami isi kandungan doa yang dikemukakan.

Sabda Nabi SAW: "Berdoalah kepada Allah SWT dan kamu yakin akan dikabulkan. Ketahuilah bahawa Allah tidak akan mengkabulkan doa orang yang hatinya lalai dan tidak khusyuk." (diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim).

Meninggalkan amar makruf dan nahi mungkar

Allah SWT telah menjadikan amar makruf dan nahi mungkar sebagai satu syarat untuk kita menjadi umat yang terbaik. Firman Allah SWT yang bermaksud: Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji) serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman). (ali-Imran: 110)

Apabila kita meninggalkan kewajipan ini, maka akan berleluasalah maksiat dan penderhakaan di atas muka bumi. Apabila kita hanya melihat sahaja ma ksiat yang berlaku tanpa mengambil tindakan untuk membanterasnya, maka pada ketika itulah Allah SWT akan menurunkan bala dan tidak akan memakbulkan doa kita.

Nabi SAW bersabda: "Demi Zat yang jiwaku di tangan-Nya, hendaklah kalian menyuruh yang makruf dan mencegah kemungkaran atau (kalau tidak kalian lakukan) maka pasti Allah akan menurunkan seksaan kepada kalian, hingga kalian berdoa kepada-Nya, tetapi tidak dikabulkan." (diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ahmad)
filed under:
1. Pada malam Selasa, Jabatan Bomba Chicago berjuang dgn lima penggerak kebakaran gudang besar di  di bandar ini.South Side.



2- Bomba bekerja keras memadam api di sebuah gudaang
Cuaca yg sejuk bersalji membantu proses pemadaman api dgn cepat




filed under: ,

8. Uang dari lembaran kayu (Jerman)
Pernah digunakan sebagai uang darurat di jerman semasa pemulihan pasca PD 1. Saking daruratnya, uang dicetak juga dari alumunium foil, kain sutra, bahkan kartu remi sisa-sisa perang. Seorang kolektor pasti bakal berani membayar mahal untuk uang2 aneh ini, yang paling mahal adalah batu yang dicetak jadi uang koin pada masa tersebut.
7. Uang dengan ancaman hukuman mati (amerika, saat masih dijajah inggris)
US Dollar memang telah menjadi mata uang yang paling stabil dan dianggap sebagai safe heaven currency. Jika dilihat dari sejarahnya, mata uang ini telah banyak berpengalaman dalam memerangi para pemalsu. Pada masa-masa awal penjajahan Inggris, sangatlah mudah untuk mencetak uang karena banyak alat cetak beredar dan desain cetakan uang tidaklah terlalu rumit seperti sekarang. Tapi saking mudahnya, para pemalsu juga bisa mencetak sendiri. Bagaimana cara pemerintah saat itu untuk memberikan ancaman keras kepada para pemalsu? Dengan mencetak “To Counterfeit is Death” atau hukuman mati untuk pemalsuan. Sepertinya daripada “In God We Trust” lebih cocok “In The Death Penalty We Trust”.
6. Uang kumpulan voucher (vietnam)
Jika kita pernah berpikir bahwa uang bisa membeli segalanya…, ternyata tidak… Uang Vietnam di tahun 70an ini berlaku sebagai kumpulan potongan voucher yang hanya bisa digunakan untuk membeli pakaian dan perlengkapannya. Mungkin jika kita harus memotong salah satu bagian untuk membayar baju, sebagian lagi untuk membayar celana, dan sebagian lagi untuk ikat pinggang.
5. Mata Uang berbentuk komoditas
Garam adalah salah satu barang tertua yang digunakan sebagai pembayaran. Sebenarnya, kata “salary” (gaji) berasal dari bahasa Latin “salarium” yaitu uang yang telah dibayarkan kepada prajurit Roma untuk membeli garam. Garam juga juga digunakan sebagai alat tukar (mata uang) utama di gurun Sahara selama berabad-abad, dan digunakan secara luas di seluruh Afrika Timur. Biasanya, seseorang pada masa itu akan menjilati garam satu blok untuk memastikan garam tersebut asli dan memutuskan untuk membuat pecahan dari blok itu sebagai pecahan uang kecil
Balok garam pada gambar berusia 1500 tahun.
4. Uang pecahan terbesar (Hungaria)
Inilah pecahan mata uang pemegang rekor sampai saat ini. Dicetak oleh Hungaria pada tahun 1946 dengan denominasi 100,000,000,000,000,000,000 Pengo. Ya! Seratus juta triliun Pengo dengan kurs saat itu hanya sekitar 20 US cent. Lihat saja, sampai jumlah nolnya pun tidak mungkin tercetak di sana.
3. Kulit tupai (Rusia)
Di beberapa abad silam, kulit tupai merupakan uang yang sah digunakan di Rusia. Bahkan beberapa bagian dari tupai mati ini seperti kuping, hidung, dan kuku-kukunya berfungsi sebagai “receh”
Kemungkinan Rusia saat itu bisa terbebas dari penyakit-penyakit yang ditularkan satwa
2. Koin perak plus bonus air suci (Kep. Palau)
Jika di uang kertas USD ada “In God We Trust”, negara kepulauan Palau selangkah lebih maju. Negara ini pada tahun 2007 mencetak koin perak dengan gambar perawan suci dan menyertakan bonus botol kecil berisi beberapa tetes air suci dari sebuah mata air suci di Lourdes Perancis. Negara ini pernah pula menyertakan mutiara, bahkan batu meteor pada uang koinnya. Perak dan air suci…,
1. Uang dari batu (Pulau Yap, Kep. Solomon)
Di pulau Yap, sebuah pulau di Kepulauan Solomon, Anda akan menemukan “uang” terbesar dan teraneh di dunia : batu rai (semacam batu kapur). Uang ini berbentuk lingkarang dengan diameter 12 kaki dan berat 8 ton. Entah sejarah atau kepercayaan apa yang menyebabkan masyarakat di Pulau Yap ini sangat mensakralkan batu ini, mungkin sama seperti masyarakan modern sangat mengagungkan batu emas. Karena jenis batu ini tidak bisa ditemui di Pulau Yap, masyarakat Pulau Yap rela mengorbankan nyawa mereka untuk berpetualang mencari batu ini.
Tahukah kamu? Nilai nominal dari batu ini dinilai bukan hanya berdasarkan ukuran, tapi juga dinilai berdasarkan pengorbanan mendatangkannya ke Pulau Yap, termasuk jumlah nyawa yang melayang karena pengorbanan tersebut
Karena bentuknya besar, uang ini dibiarkan tergeletak di luar rumah pemiliknya, bahkan kadang di hutan. Meski tergeletak di mana saja, orang2 pasti mengetahui siapa pemiliknya saat ini. Apabila terjadi pergantian kepemilikan, akan dilakukan dalam upacara tertentu.
Tentu saja itu jaman dulu. Pemerintah setempat telah melarang batu-batu uang ini keluar dari Pulau. Tapi setidaknya kamu bisa jumpai uang antik ini di lobi Bank of Canada di Ottawa.
sumber : http://www.unik.us/b-16/9-mata-uang-yang-unik/#top
filed under: , , ,
Copyright © 2013 artikel-fenomenal | Powered by Blogger
Design by Theme Junkie
Blogger Template by Lasantha | PremiumBloggerTemplates.com