Tampilkan postingan dengan label Seni dan Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni dan Budaya. Tampilkan semua postingan
5 Cara Unik Suku di Dunia untuk Mempercantik Diri
Suku-suku seperti suku mursi, suku dayak, suku rikbaktsa, suku kayan, dan suku bagobo. Mereka mempunyai cara unik dan aneh untuk mempercantik dirinya seperti : memanjangkan telinga, membuat gigi menjadi runcing, memanjangkan leher, melebarkan bibir, hal ini mereka lakukan karna ingin membuat mereka terlihat cantik oleh pasangannya. Tetapi kenyataan nya memang setiap suku mempunyai nilai dan cara masing-masing dan memang sudah turun temurun dari pendahulu mereka.

Berikut gambar serta keterangan tentang sejumlah suku-suku yang mempunyai gaya aneh untuk mempercantik diri yang mungkin sulit atau tidak akan dilakukan oleh orang-orang seperti kita:

1. Suku Mursi
Suku Mursi
artikel-fenomenal.blogspot.com - Suku mursi adalah suku yang hidup di nomaden Ethiopia. Rata-rata wanita yang tinggal di suku itu mempunyai bibir yang elastis, dimana bibir mereka di pasangkan sebuah piring.

Hal ini mereka yakini agar terlihat cantik dan memiliki stamina yang tinggi serta sebagai identitas dari suku mereka.

2. Suku Dayak
Suku Dayak
artikel-fenomenal.blogspot.com - Keunikan dari suku dayak adalah dimana para suku dayak ini memanjangkan daun telinganya dari laki-laki hingga perempuan. 

Hal ini mereka lakukan sebagai penanda identitas status mereka. Pemakaian anting ini mereka pasangkan ketika masih berusia satu tahun dan tiap tahunnya akan menambah satu anting. Anting yang di pasang juga berbeda-beda sesuai status kekuasaan.

3. Suku Rikbaktsa
Suku Rikbaktsa
artikel-fenomenal.blogspot.com - Suku ini terletak di brazil dekat hutan amazon. Keunikan suku ini adalah dimana para laki-laki di suku ini wajib memakai kepingan kayu yang di masuk kan kedaun telinga hingga memanjang. 

Dilakukan disaat berumur 15 tahun sebagai penandaan bahwa mereka sudah dewasa dan layak untuk tahu tentang hal berburu di hutan.

4. Suku Kayan
Suku Kayan
artikel-fenomenal.blogspot.com - Suku ini adalah suku yang berada di daerah Myanmar. Keunikan dari suku ini dimana mereka akan memasangkan gelang berbentuk seperti per di leher anak perempuan mereka disaat sudah berusia lima tahun. 

Hal itu dilakukan atas alasan untuk kecantikan, terlihat menarik, terhindar dari bahaya seperti harimau, dan identitas suku mereka. Entah bagaimana cara itu bisa menghindarkan mereka dari bahaya cangkraman harimau kita tidak tahu.

5. Suku Bagobo
Suku Bagobo
artikel-fenomenal.blogspot.com - Wanita di suku bagobo ini wajib meruncingkan giginya karna alasan kecantikan dan ketertarikan seseorang terhadapnya. 

Selain itu mereka melalkukan hal ini juga selama bertahun-tahun dengan cara di pahat dengan bambu. Tentunya menyakitkan bagi kita.
filed under:
5 Batu yang Konon katanya adalah Manusia Dikutuk
Sebuah objek wisata yang berumur ratusan tahun biasanya tak lepas dari mitos, legenda, atau cerita rakyat yang dituturkan sebagai asal-usulnya. Batu-batu terkenal yang jadi ikon wisata di daerah masing-masing ini juga demikian. Sejumlah legenda mengatakan kalau dulunya batu-batu itu adalah manusia biasa yang lantas berubah manjadi batu karena kutukan.

Mulai dari Three Sisters di Australia hingga Batu Malin Kundang di Indonesia, berikut ini kami tampilkan batu-batu yang dulunya adalah manusia dikutuk. Meskipun kisah-kisahnya dibantah oleh ilmu pengetahuan, tetapi legenda batu-batu ini masih tetap diceritakan secara turun-temurun sebagai pembelajaran bagi manusia, dikutip dari Merdeka Berikut 5 Batu  yang Konon katanya adalah Manusia Dikutuk:

1. Bowerman's Nose, Inggris
Bowerman's Nose, Inggris
artikel-fenomenal.blogspot.com - Menurut Wikipedia, Bowerman's Nose adalah susunan batu granit kuno yang terletak di Dartmoor, Devon, Inggris. Batu setinggi 6,6 meter ini merupakan salah satu ikon Dartmoor. Ada yang mengatakan kalau nama Bowerman berasal dari bahasa Celtic, yaitu fawr maen yang berarti 'batu besar'. Tetapi ada pula yang berpendapat kalau batu ini dulunya adalah seorang pemburu bernama Bowerman. Jika dilihat dari sudut tertentu tumpukan batu ini memang tampak seperti sosok manusia dengan hidung mencuat. 

Menurut Atlas Obscura, kisah Bowerman dimulai ketika dia mengajak sekawanan anjing miliknya untuk berburu ke dalam hutan. Tanpa diduga mereka memasuki daerah kekuasaan para penyihir yang sedang melakukan ritual. Tanpa sengaja anjing Bowerman menumpahkan kuali yang digunakan para penyihir untuk ritual.

2. Three Sisters, Australia
Three Sisters, Australia
artikel-fenomenal.blogspot.com - Three Sisters adalah tiga batu lonjong yang berjejer di Jamison Loire, Blue Mountains, New South Wales, Australia. Masing-masing batu ini memiliki nama, yaitu Meehni (922 meter), Wimlah (918 meter), dan Gunnedoo (906 meter). 

The Three Sisters terbentuk karena pengikisan tebing. Walaupun terbentuk dari proses erosi, tetapi warga setempat percaya legenda menyebutkan kalau Meehni, Wimlah, dan Gunnedoo adalah tiga bersaudara dari suku Katoomba yang dulunya tinggal di Jamison. Tiga saudari ini menjalin cinta dengan tiga pemuda dari suku suku Nepean yang berselisih dengan Katoomba.

3. Arca Loro Jonggrang, Sleman - Indonesia
Arca Loro Jonggrang, Sleman - Indonesia
artikel-fenomenal.blogspot.com - Arca Loro Jonggrang atau Roro Jonggrang adalah sebuah patung yang berada di dalam Candi Siwa di Prambanan, kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang ada di Sleman. Menurut para arkeolog seperti dikutip Wikipedia, patung batu bersosok wanita tersebut adalah arca dewi Durga Mahisashuramardini. Tetapi legenda setempat menyebutkan kalau patung tersebut merupakan perwujudan Putri Roro Jonggrang.

Menurut cerita, Roro Jonggrang yang arti namanya 'gadis ramping' adalah seorang putri jelita anak Prabu Boko. Ia dipinang oleh Bandung Bondowoso, seorang pangeran dari Kerajaan Pengging yang berseteru dengan Kerajaan Boko. Sang putri tak rela menikahi orang yang sudah membunuh ayahnya, tetapi tak kuasa menolak karena kerajaannya sudah dikuasai. Ia pun meminta seribu candi sebagai syarat pernikahan.

4. Batu Malin Kundang, Sumatera Barat - Indonesia
Batu Malin Kundang, Sumatera Barat - Indonesia
artikel-fenomenal.blogspot.com - Malin Kundang adalah nama sebuah batu yang berada di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat. Bentuk batu ini menyerupai tubuh manusia yang sedang menelungkup seolah sedang meminta pengampunan.

Konon batu ini adalah perwujudan Malin Kundang yang dikutuk menjadi batu oleh ibunya. Alkisah, Malin Kundang yang menjadi kaya raya setelah merantau malu mengakui ibu kandungnya yang miskin. Karena kecewa, tak sengaja sang ibu mengutuk putranya. Mendadak badai besar datang menerjang kapal Malin Kundang dan menghancurkannya. Malin si anak durhaka pun berubah menjadi batu dalam sujud penyesalannya. Dan karang-karang di sekitar pantai dipercaya merupakan sisa kapalnya yang rusak.

5. Goa Putri, Sumatera Selatan - Indonesia
Goa Putri, Sumatera Selatan - Indonesia
artikel-fenomenal.blogspot.com - Goa Putri adalah sebuah gua di Sumatera Selatan yang terkenal karena keindahan stalaktit dan stalakmit di dalamnya. Gua ini dinamakan Goa Putri karena berkaitan dengan cerita rakyat tentang Putri Balian dan Si Pahit Lidah. Konon dulunya gua tersebut adalah desa. Di sana mengalir Sungai Semuhun, (yang sekarang mengalir di dalam gua dan bermuara di sungai Ogan).

Suatu hari Putri Balian mandi di sana. Lalu lewatlah Pangeran Serunting alias Si Pahit Lidah, pengembara sakti yang segala ucapannya berubah menjadi sabda. Si Pahit Lidah menyapa sang putri tetapi tak dipedulikan. Tanpa sadar ia menggumam, "Sombong sekali putri ini, diam saja seperti batu." Ternyata ucapan itu berubah jadi kutukan dan Putri Balian berubah menjadi batu.

Si Pahit Lidah lalu meneruskan perjalanannya. Lalu ia sampai di desa tempat tinggal Putri Balian. Ia heran mendapati desa yang begitu sepi. "Katanya ini desa, tapi tak ada orangnya, seperti gua batu saja," gumam Si Pahit Lidah. Lalu desa itu pun berubah jadi gua batu.
filed under:
5 Festival Bersimbah Darah yang paling Menyeramkan
Lima festival ini menampilkan adegan-adegan menyeramkan yang tak jarang dibanjiri darah. Hal ini tentunya dapat membuat Anda langsung merasa merinding karena seram.Berikut kami sajikan 5 Festival Berdarah Paling Mengerikan Di Dunia. Mari kita simak bersama!

1. Penitencia
Penitencia
artikel-fenomenal.blogspot.com - Orang Filipina memiliki cara unik untuk menunjukkan keimanan mereka kepada Yesus. Selama festival Penitencia berlangsung, orang-orang dari Pampanga akan berusaha menyakiti tubuh mereka dan bahkan menyalib tubuh mereka, agar bisa merasakan rasa sakit yang dirasakan Yesus.

Beberapa akan memukul punggung mereka sampai berdarah untuk membebaskan diri mereka dari dosa, sementara lainnya akan membawa salib dengan berkeliling di sekitar kota dalam keadaan disiksa seperti Yesus. Mereka kemudian disalib tepat di tangan dan kaki untuk menunjukkan keimanan mereka.

2. Phuket Vegetarian Festival
Phuket Vegetarian Festival
artikel-fenomenal.blogspot.com - Festival ini dimulai pada tahun 1825. Phuket Vegetarian Festival dimulai ketika sebuah band opera China datang ke kota Kathu, Thailand, untuk menghibur para penambang China yang bekerja di sana. Tak disangka, para anggota band itu pun jatuh sakit karena penyakit misterius.

Untuk menyembuhkan penyakit ini, mereka melakukan sebuah ritual yang tergolong sangat mengerikan. Ritual ini dimaksudkan untuk menghormati dua dewa tertinggi dalam kepercayaan mereka. Penduduk setempat yang tertarik dengan praktik tersebut, memutuskan untuk menerima dan menirunya. 

Selama festival berlangsung, orang-orang harus tetap menjalankan diet vegetarian selama setidaknya tiga hari, berperilaku baik secara mental dan fisik dan memakai pakaian putih. Ribuan orang kemudian akan menusuk wajah mereka dengan segala macam benda-benda aneh, mulai dari pedang hingga besi tajam. Mereka percaya bahwa mereka akan diberkati oleh para dewa jika melakukan ritual itu.

3. Charak Puja
Charak Puja
artikel-fenomenal.blogspot.com - Meski festival ini hanya terbatas pada daerah-daerah terpencil di India, Charak Puja masih sangat populer di daerah pedesaan di Bengal Barat dan Kolkata. Selama perayaan berlangsung, orang-orang akan berdoa memuja dewa Siwa dan Sakti. Prosesi pemujaan itu mereka lakukan dengan cara-cara ekstrem.

10-12 orang yang melakukan Charak Puja harus terlebih dahulu melewati masa berpuasa dan berdoa selama sebulan penuh. Kemudian mereka akan melompat dari atas panggung bambu setinggi 4,5 meter ke hamparan pecahan kaca dan benda tajam lainnya. Charak Puja sendiri dipandang kebanyakan orang sebagai cara untuk mencapai keselamatan.

4.Thaipusam
Thaipusam
artikel-fenomenal.blogspot.com - Thaipusam dirayakan oleh mayoritas masyarakat Tamil Hindu di India. Perayaan ini juga dikenal dengan sebutan Thaipooyam atau Thaippooyam. Festival ini diadakan untuk memperingati ulang tahun Murugan, putra bungsu dari Siwa, dan saat Parvati, istrinya, memberinya tombak untuk mengalahkan setan Soorapadman.

Selama festival berlangsung, semua umat akan berziarah dan membawa berbagai jenis beban. Beberapa akan mencukur kepala mereka, sementara lainnya ada yang membawa panci berisi susu.

Namun, ada juga yang menembus pipi dan lidah mereka dengan tombak atau menusuk punggung mereka dengan pengait besi. Menurut keyakinan masyarakat setempat, semakin besar rasa sakit yang mereka alami, semakin besar berkah yang mereka dapat.

5. Nine Emperor Gods Festival
Nine Emperor Gods Festival
artikel-fenomenal.blogspot.com - Festival dari China ini diadakan untuk memuliakan hari kembalinya sembilan kaisar ke bumi. Mereka turun dari surga dan dipercaya merasuki tubuh manusia selama festival berlangsung. Diselenggarakan selama sembilan hari, sembilan orang yang terpilih untuk menjadi media yang akan dirasuki oleh 9 kaisar itu akan melakukan tugas-tugas yang tampaknya mustahil bagi manusia normal.

Pada hari ketiga, mereka akan bermain dengan minyak mendidih yang dituangkan ke wajah dan tubuh mereka. Pada hari kelima, salah satu media tersebut punggungnya ditusuk oleh puluhan pengait logam, sementara delapan sisanya menembus mulut mereka dengan tombak sepanjang 4-5 meter.

Hebatnya, mereka sama sekali tidak merasakan sakit atau cedera selama festival ini berlangsung. Pada hari ketujuh, sembilan orang itu akan melakukan upacara berjalan di atas bara api. Mereka pun bisa melakukannya dengan tenang, tanpa merasakan sakit sedikit pun.
filed under:
5 Takhayul yang Dipercayai Membawa Keberuntungan di Korea
Masyarakat Korea Selatan ternyata tak jauh berbeda dengan orang-orang Indonesia. Mereka banyak percaya dengan takhayul yang terkesan tak masuk akal.

Bagi pecinta drama Korea mungkin pernah dengar beberapa takhayul populer seperti angka 4 yang bisa membawa sial ataupun mimpi Babi yang mendatangkan keberuntungan. Tapi ada juga takhayul lain yang masih populer. Berikut 5 Takhayul yang Dipercayai Membawa Keberuntungan di Korea,dikutip dari Hotdetik dan artikel-fenomenal.blogspot.com:

1. Chicken Wings
Chicken Wings
Ayam goreng merupakan salah satu makanan yang kerap jadi cemilan di Korea Selatan. Meski banyak restauran yang spesial hanya menjual ayam goreng (yang biasanya dimakan bersama bir), Korea punya sebuah takhayul soal chicken wings.

Orang-orang Korea percaya jika wanita memberikan chicken wings pada pacar atau suaminya, maka suaminya akan 'terbang' alias pergi jauh darinya. Tak hanya ayam saja, takhayul ini berlaku buat semua unggas.

2. Menulis dengan Tinta Merah
Menulis dengan Tinta Merah
Selain berarti marah, tinta merah ternyata punya konotasi lain. Di Korea Selatan, jika seseorang menulis nama orang lain dengan tinta merah bisa berarti sangat negatif.

Menulis nama orang lain dengan tinta merah berarti seseorang ingin orang lain mengalami hal buruk. Tidak sekedar sial saja tapi bisa juga berarti menginginkan orang lain mati.

3. Jalan Deoksugung
Jalan Deoksugung
Jalan Deoksugung termasuk salah satu jalanan 'angker' di Korea Selatan. Orang-orang di masa lalu percaya, pasangan yang jalan berdua di jalan ini akan berakhir di meja hijau dan bercerai.

Tak hanya bagi yang sudah menikah saja, jalan Deoksugung juga dijauhi oleh para anak-anak muda yang sedang berpacaran. Jika jalan di tempat ini, mereka percaya hubungan mereka akan putus.

4. Bersiul di Malam Hari
Bersiul di Malam Hari
Jika orang Indonesia punya kepercayaan bersiul di malam hari akan mendatangkan ular, maka berbeda dengan orang Korea. Masyarakat Negeri Ginseng percaya bahwa bersiul di malam hari akan mendatangkan hantu. Orang-orang tua biasanya akan memarahi anak-anak mereka yang melakukan ini.

5. Sepatu
Sepatu
Siapa sih yang menolak jika diberi hadiah? Tapi hati-hati jika memilih hadiah buat orang Korea Selatan karena mereka tidak suka diberi sepatu.

Memberikan hadiah sepatu buat orang-orang terdekat akan menyebabkan mereka lari dan menjauh. Biasanya, untuk mencegah hal ini, yang menerima hadiah akan membayar sejumlah uang untuk menghalau takhayul tersebut.
filed under:
8 Tradisi Budaya Aneh untuk Tingkatkan Kesuburan Pasangan
Setiap pasangan yang sudah menikah pasti menginginkan keturunan untuk melengkapi kebahagiaan rumah tangga. Jika anak yang diharapkan tidak kunjung tiba, lalu apa yang harus dilakukan? Banyak pasangan yang tak segan untuk mencoba berbagai cara demi mendapatkan anak. Mulai dari cara-cara medis seperti bayi tabung hingga cara paling tak masuk akal.

Mitos dan takhyul tentang tempat, benda, atau tradisi tertentu yang dipercaya bisa membantu pasangan cepat mendapat momongan barangkali termasuk cara yang tak masuk akal. Walaupun begitu banyak juga pasangan yang rela menjalani ritual konyol atau rela berdesakan di tempat-tempat keramat yang dipercaya bisa mendatangkan berkah keturunan.

Di dunia ini banyak sekali tradisi atau mitos yang berkaitan dengan fertilitas pasangan. Mungkin setiap budaya memilikinya. Mau tahu apa saja tradisi unik dan aneh dari berbagai budaya di dunia yang dipercaya dapat meningkatkan kesuburan manusia? Berikut ini kami sajikan delapan di antaranya yang dirangkum dari MSN Lifestyle:

1. Melewati batu berlubang di Men-an-Tol, Inggris
Melewati batu berlubang di Men-an-Tol, Inggris
Anda pernah mendengar tentang MEN-an-Tol? MEN-an-Tol adalah formasi batuan dari Zaman Perunggu yang terlatak di Cornwall, Inggris. Menurut Wikipedia susunan tiga buah batu bulat berlubang yang letaknya tak jauh dari daerah Madron ini juga dikenal oleh warga lokal dengan nama Batu Crick. Nama Men-an-Tol sendiri dalam Bahasa Cornish berarti 'batu berlubang'.

Batu-batu granit Men-an-Tol ini dipercaya oleh warga setempat dapat mendatangkan kesburan bagi wanita. Legenda yang dipercaya hingga saat ini adalah jika pada bulan purnama seorang wanita melewati batu-batu berlubang itu sebanyak tujuh kali, dia akan segera hamil.

2. Duduk di kursi ajaib Santa Maria Francesca, Italia
Duduk di kursi ajaib Santa Maria Francesca, Italia
Kalau di kebudayaan Inggris kuno ada batu Men-an-Tol yang dipercaya bertuah, di Italia, tepatnya di daerah Naples ada kursi ajaib yang dipercaya sempat dimiliki oleh Santa Maria Francesca delle Cinque. Menurut laporan CBS, kursi yang ada di gereja La chiesa di Santa Maria Francesca delle Cinque Piaghe ini menyimpan tulang dan rambut dari sang santo wanita yang pada tahun-tahun terakhirnya konon menghabiskan waktu di kursi tersebut lebih dari 200 tahun lalu.

3. Memegang kelamin patung nisan Victor Noir, Prancis
Memegang kelamin patung nisan Victor Noir, Prancis
Di Prancis, terutama di kota Paris mitos tentang kesuburan dialamatkan kepada sosok Victor Noir, seorang jurnalis pada zaman Napoleon yang kisah hidup dan kematiannya cukup kontroversial. Patung Victor Noir dalam keadaan terlentang yang menandai makamnya di Pere Lachaise dipercaya oleh warga Paris dapat meningkatkan kesuburan, kebahagiaan dalam kehidupan seksual, dan keberuntungan dalam mendapatkan jodoh.

4. Menyamar jadi roh hutan & lemparkan wanita ke kolam, Swiss
Menyamar jadi roh hutan & lemparkan wanita ke kolam, Swiss
Tradisi yang satu ini berasal dari Swiss, tepatnya di desa Ettingen. Sebagai bagian dari ritual kesuburan, para pria di desa ini akan menutupi tubuh mereka dengan semak belukar untuk meniru penampilan roh hutan dalam mitos lokal, bersembunyi balik semak-semak, dan kemudian menarik seorang wanita, menggendongnya, dan melemparkan wanita itu ke dalam air mancur atau kolam.

5. Menyiram gadis dengan air di hari Paskah, Hongaria
Menyiram gadis dengan air di hari Paskah, Hongaria
Merdeka.com - Setiap hari Paskah warga di Holloko, desa kecil di Hongaria yang mendapat gelar Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1987 menjalani serangkaian tradisi unik. Salah satu tradisi tersebut dipercaya dapat memberikan kesburuan bagi para wanita muda.

6. Melempar pakaian dalam ke genteng, Kongo
Melempar pakaian dalam ke genteng, Kongo
Wanita Kongo punya tradisi yang tak kalah anehnya demi mendapatkan kesuburan sebagai seorang wanita. Para wanita dari Suku Yansi, terutama yang sudah menikah punya kebiasaan melemparkan pakaian dalam ke atap rumah. Tindakan ini dipercaya dapat membuat mereka cepat mendapatkan keturunan.

Pakaian dalam ini akan dibiarkan saja di atas atap selama berhari-hari atau berminggu. Sebab aturannya pakaian dalam baru boleh diambil kembali setelah bulan berganti.

7. Berdoa di Gua Dewi Laut, Thailand
Berdoa di Gua Dewi Laut, Thailand
Di Thailand, tepatnya di pantai yang terletak di dekat daerah Krabi terdapat sebuah gua yang sejak lama dijadikan sebagai tempat pemujaan bagi dewi laut Phra Nang. Di dalam gua tersebut terdapat sebuah altar pemujaan bagi sang dewi yang juga dipercaya sebagai dewi kesuburan kuno.

8. Berdoa di Kuil Okazaki, Jepang
Berdoa di Kuil Okazaki, Jepang
Di Jepang ada banyak sekali kuil yang didedikasikan untuk para dewa yang dipercaya sebagai pelinduing berbagai hal, mulai dari perdagangan dan bisnis, keberuntungan, kesehatan, hingga asmara. Untuk mendapatkan berkah berupa momongan, biasanya Kuil Okazaki yang jadi tujuan warga Jepang.
filed under:
Setiap negara, setiap kebudayaan, dan setiap suku memiliki tradisi masing-masing. Banyak di antaranya yang asing bagi orang-orang di luar kebudayaan itu sendiri, bahkan mungkin ada yang terdengar tak masuk akal. Ada pula yang menyakitkan dan terkesan kejam seperti dipaksa meminum racun hingga amnesia atau mengenakan sarung tangan berisi semut-semut mematikan. Namun semua itu harus dijalani demi lestarinya tradisi yang dianggap luhur. Tak hanya kaum pria saja, para wanita pun tak lepas dari tradisi-tradisi menyakitkan seperti ini, terutama bagi mereka yang berasal dari suku-suku yang masih memegang teguh tradisi Berikut 8 Tradisi Budaya Kejam pada Wanita di berbagai belahan Dunia dikutip dari merdeka and artikel-fenomenal.blogspot.com:


1. Khitan perempuan suku Sabiny, Uganda
Khitan perempuan suku Sabiny, Uganda
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Khitan untuk wanita sebenarnya adalah praktik yang cukup umum ditemui dalam berbagai budaya, termasuk Indonesia. Tetapi proses khitan untuk menandai kedewasaan perempuan yang dijalankan oleh suku Sabiny

di Uganda ini cukup mengerikan dan tak biasa. Dalam khitan ala suku Sabiny, bagian klitoris wanita akan dipotong sebagian. Kadang-kadang klitoris dipotong seluruhnya. Alasannya, dengan tak adanya klitoris hasrat seksual wanita akan berkurang. Jadi dia akan selalu setia kepada suaminya kelak dan tidak memiliki perilaku 'liar' di ranjang (yang dianggap memalukan). 

Saat khitan berlangsung, perempuan yang menjalaninya harus menahan rasa sakit luar biasa ketika klitoris disayat. Jika berhasil melaluinya, dipercaya si perempuan nantinya sanggup menanggung rasa sakit saat melahirkan anak-anaknya kelak dan melalui berbagai cobaan dalam hidup.

Praktek khitan tradisional ini dianggap berbahaya oleh kalangan medis karena tidak dilakukan secara higienis dan tak ada perawatan khusus untuk mengurangi risiko infeksi pada organ pasien.

Sebenarnya tak hanya suku Sabiny Uganda saja yang menjalankan tradisi khitan tanpa pengawasan medis yang berbahaya ini. Khitan bagi perempuan secara tradisional merupakan praktik yang saat ini masih menghantui para wanita di Timur Tengah, Afrika, dan sebagian kebudayaan di Asia.


2. Penyayatan perut, Nigeria
Penyayatan perut, Nigeria
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Etnis Tiv yang tinggal di Nigeria memiliki ritual menyakitkan yang harus dilakukan para wanita untuk inisiasi menuju kedewasaan. Begitu mendapatkan haid, gadis-gadis suku Tiv harus menjalani ritual penyayatan perut. Untuk menandai kedewasaan, 

perut gadis yang baru mendapat haid tersebut disayat dengan beberapa torehan luka berbentuk garis memanjang.  Rasanya sudah pasti menyakitkan karena proses berlangsungnya ritual tidak disertai dengan obat bius atau tindakan medis untuk pencegahan infeksi. Ritual ini sifatnya wajib bagi para perempuan di sana. 

Selain menandakan kedewasaan, sayatan-sayatan ini dipercaya dapat meningkatkan kesuburan si gadis. Seorang gadis baru bisa disebut wanita sejati jika sudah memiliki empat bekas sayatan di perutnya. Dengan begitu mereka pun bisa mendapatkan jodoh yang baik.


3. Setrika dada, Kamerun
Setrika dada, Kamerun
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Kalau kebanyakan wanita di berbagai belahan dunia memimpikan payudara yang menonjol indah, di negara yang satu ini justru kebalikannya. Meskipun tidak diakui secara terbuka, menurut Washington Post banyak gadis kecil yang baru mengalami pubertas di Kamerun, salah satu negara di Afrika Barat yang menjadi sasaran praktik setrika payudara. Gadis-gadis di Kamerun, terutama yang hidup dalam lingkungan dengan budaya tradisional harus menjalani proses di mana dada mereka disetrika agar jadi benar-benar rata.
Setrika dada, Kamerun
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Para ibu yang memiliki anak gadis di usia remaja menyetrika dada puteri mereka yang sedang tumbuh dengan batu, palu, spatula logam, atau kayu yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Setelah itu si anak diharuskan mengenakan sejenis korset untuk semakin menyamarkan bentuk dadanya. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan si anak dari 'perhatian yang tak diinginkan' para pria.

Orang-orang Kamerun berpendapat kalau dada yang menonjol bisa menimbulkan birahi. Jadi dengan dada yang rata para wanita akan terhindar dari pelecehan dan tampak lebih terhormat. Para ibu nekad menyetrika dada putri mereka sendiri karena mereka tak ingin putri mereka menarik perhatian kaum pria pada usia dini dan mengalami kehamilan di luar nikah
Setrika dada, Kamerun
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Menurut data UNFPA setidaknya 24 persen dari semua wanita Kamerun, atau sekitar 4 juta orang telah menjadi korban setrika payudara. Kebanyakan mengalaminya pada usia 9 tahun. Saat ini dunia internasional menganggap setrika payudara sebagai pelanggaran hak asasi manusia.

Sejumlah organisasi nirlaba sedang mengkampanyekan dan mengusahakan agar praktik yang membahayakan ini dihapuskan selamanya. Sebab selain sangat menyakitkan dan melanggar integritas fisik seorang wanita, praktik 

setrika payudara juga mengekspos gadis muda terhadap berbagai masalah kesehatan seperti peradangan, gatal, infeksi, ketidaksimetrisan payudara, kista, serta kerusakan jaringan. tak jarang gadis yang pernah mengalami setrika payudara kemudian dadanya tak bisa tumbuh sama sekali.

4. Dipaksa berendam di laut saat haid
Dipaksa berendam di laut saat haid
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Suku pribumi Nootka yang mendiami wilayah di Kepulauan Vancouver juga punya ritual menyakitkan yang harus dijalani para gadis yang baru memasuki kedewasaan. Gadis yang mendapatkan haid untuk pertama kalinya atau 'menarche' menurut istilah suku tersebut, gadis tersebut harus menjalani semacam ujian fisik untuk membuktikan ketahanannya sebagai seorang wanita. Salah seorang tetua wanita dari suku tersebut akan membawa si gadis ke laut dan kemudian meninggalkannya di sana.

Gadis itu harus berendam di tengah air laut dalam keadaan telanjang (dan dalam keadaan haid) selama beberapa hari untuk menguji kekuatan fisiknya. Entah apa tujuannya ujian fisik dengan cara seperti ini. Barangkali untuk mempersiapkan si gadis untuk menghadapi rasa sakit saat melahirkan kelak.

Yang pasti saat ujian berakhir seringkali si gadis sudah tak kuat untuk berdiri, apalagi mengangkat tubuhnya keluar dari air. Kalau sudah begini ia akan disoraki anggota suku lainnya karena sudah berhasil melewati tantangan dan siap menjadi seorang wanita dewasa.


5. Dibakar dan digigit semut beracun
Dibakar dan digigit semut beracun
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Para wanita dari Suku Carib yang berasal dari daerah Suriname tidak hanya harus menjalani satu ritual menyakitkan untuk menyambut pubertas, tetapi dua sekaligus. Begitu sudah mendapatkan haid untuk pertama kalinya, gadis suku Carib harus menjalani rangkaian ritual di mana ia akan mendapatkan luka bakar serius dan tersengat racun.

Mula-mula si gadis dipaksa untuk memegang gumpalan kapas yang terbakar, sehingga tangan mereka melepuh karena terbakar. Dan mereka harus menahan rasa sakit itu sampai waktu yang ditentukan, karena ritual ini merupakan bagian dari ujian sebagai seorang wanita dewasa.

Setelah menjalani ritual pertama, masih ada ritual lanjutan yang harus dijalani lagi. Si gadis diperintahkan untuk mengenakan kain penutup tubuh dari sejenis tikar yang bagian dalamnya dipenuhi dengan semut beracun. Gigitan semut beracun yang sangat menyakitkan ini akan menjadi sarana uji kekuatan dan keberanian bagi si gadis.


6. Diasingkan selama tiga bulan
Diasingkan selama tiga bulan
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Suku Ngoni yang berasal dari daerah pedalaman di negara Malawi memiliki tradisi yang sedikit mirip dengan suku Nootka di Vancouver, Kanada. Ketika seorang gadis hendak memasuki kedewasaan secara resmi, dia harus diasingkan

terlebih dahulu. Si gadis akan ditempatkan di sebuah area terpencil seorang diri selama tiga bulan penuh.Wajah dan tubuhnya dipulas dengan sejenis tepung putih yang menandakan pemisahan fisik dan rohani dari masyarakat di mana dia tinggal.

Seolah diasingkan seorang diri selama tiga bulan masih belum cukup buruk, ia masih harus menjalani satu ritual penentuan lagi. Si gadis diminta duduk telanjang di dalam air sungai atau danau selama beberapa waktu sampai salah satu wanita yang dituakan di sukunya memperbolehkan dia bisa keluar dari pengasingan dan memulai hidupnya sebagai wanita sejati.


7. Dikubur di dalam pasir
Dikubur di dalam pasir
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Satu lagi tradisi menyambut kedewasaan wanita yang membuat dahi berkerut. Kali ini dari suku Luiseno, suku pribumi yang mendiami wilayah selatan California. Ketika seorang gadis mendapatkan haid untuk pertama kali, keluarga si gadis akan menyambutnya dengan gembira. Orang tuanya akan mengumumkan kabar gembira itu kepada seluruh anggota suku.

Setelah itu keluarga dan para tetua suku mengatur sebuah prosesi untuk menyambut kedewasaan si gadis. Si gadis akan dikubur di pasir pada tengah hari. Dan karena California selatan merupakan daerah panas, tentunya pasir yang digunakan untuk mengubur tadi memiliki suhu yang panas pula. Tetapi si gadis harus menjalani ritual itu dengan bangga sebab dengan ritual penguburan diri ini kekuatan dan ketangguhannya sebagai wanita akan diakui oleh seluruh anggota suku.

Selagi dikubur di dalam pasir, si gadis akan mendengarkan berbagai wejangan dari wanita yang lebih tua di sukunya mengenai perubahan fisiologis tubuhnya, perilaku yang pantas, dan cara menjadi seorang istri yang baik. Setelah itu barulah ia benar-benar dianggap sebagai wanita dewasa yang sudah layak untuk menempuh tahap selanjutnya dalam kehidupan seorang wanita, yaitu menjadi istri.


8. Lari saat haid
Lari saat haid
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Tradisi berkesan kejam yang terakhir ini berasal dari suku Navajo, sebuah suku pribumi yang berasal dari Amerika bagian utara dan suku pribumi Indian Apache. Begitu mendapatkan menstruasi untuk pertama kalinya, perempuan dari suku Navajo dan Apache harus mengikuti sebuah lomba lari. Ya, benar, lomba lari.

Dan untuk itu mereka harus mengenakan pakaian tradisional dari kulit rusa yang berat. Selama empat hari berturut-turut gadis ini (dalam keadaan haid) harus harus bangun saat matahari terbit dan berlari menuju arah datangnya matahari terbit.

Lebih buruk lagi, saat malam setelah berlari pada hari pertama dia harus duduk selonjor sepanjang malam. Keesokan harinya ia harus membuat kue dari tepung jagung yang sangat besar untuk disajikan kepada seluruh anggota suku. Entah apa filosofi yang tersimpan di balik ritual melelahkan tersebut.
filed under:
5 Penyihir Wanita Hebat yang paling Terkenal Sepanjang Masa
Para cenayang ataupun paranormal biasanya selalu tampil berbeda baik secara fashion, riasan wajah, maupun hanya terlihat dari pancaran wajahnya. Terkadang mereka terlihat eksentrik, nyeleneh bahkan seram. 

Walaupun sekarang zaman telah berubah, namun mereka (cenayang, paranormal) masih eksis hingga saat ini, akibat dari beberapa kalangan masyarakat yang masih meyakini kemampuannya dan menggunakan jasa mereka. Berikut ini 5 cenayang, penyihir, terpopular sepanjang masa:

1. Mother Shipton (1488-1561) 
Mother Shipton (1488-1561)
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Mungkin sosok ini merupakan penyihir yang paling dianggap nyata keberadaannya di dunia. Nama sebenarnya adalah Ursula Southeil, takdir telah membuangnya dan membuatnya diasingkan dari kehidupan masyarakatnya sendiri.

Ursula tidak hanya dilahirkan dari rahim seorang ibu remaja yang juga dituduh sebagai seorang penyihir. Ursula pun terlahir dengan kaki cacat, berkepala besar dan pipi cekung. Semenjak lahir ia telah memiki gigi yang lengkap.

Semua penduduk di desanya meyakini bahwa ia terlahir dari hubungan intim sang ibu dengan sosok Iblis, terlebih keberadaan ayahnya tidak diketahui dan dikenali.

Walaupun semua hal aneh terjadi setelah ia dilahirkan, namun ia dikenal memiliki sebuah kemampuan yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Reputasinya bahkan menyamai sang peramal, Nostradamus.

Ia banyak meramalkan mengenai berbagai peristiwa yang akan terjadi di masa depan, namun tidak banyak catatan yang ditemukan mengenai ramalannya itu. Dan namanya di daratan Inggris Raya sangat popular.

2. Moll Dyer (?-1697) 
Moll Dyer (?-1697)
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Keberadaan Moll telah menjadi legenda dan hidup di dalam cerita tutur bangsa Irlandia. Namun di dalam cerita tersebut ia dilukiskan sebagai seorang perempuan terhormat yang tinggal di Maryland, untuk melarikan diri dari masa lalunya. 

Setibanya di tempat barunya, namun tak beberapa lama, sikapnya membuat penduduk setempat curiga. Diceritakan bahwa Moll sangat paham akan kegunaan dari berbagai jenis tumbuhan yang pengetahuan itu tidak dipahami dan dimiliki oleh penduduk setempat. 

Akhirnya penduduk mengejar dan memburunya, yang saat itu sedang berlangsung musim dingin. Dalam pelariannya Moll akhirnya tewas akibat kedinginan, ia tewas membeku. 

3. Marie Laveau (1801-1881) 
Marie Laveau (1801-1881)
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Perempuan yang satu ini dikenal sebagai salah satu praktisi voodoo terpopular di dunia. Ia tinggal di Kota Lousiana, sebuah negara bagian di Amerika Serikat, tempat ditemukannya boneka voodoo untuk kali pertama dan dijadikan sebagai simbol keyakinan tersebut. 

Ratu voodoo ini dikenal atas kemampuannya dalam melakukan ritual voodoo, namun demikian ia terkenal pula atas keramahannya. 

Dikisahkan seorang pria dari New Orleans datang menemuinya, dan meminta pertolongan kepada Marie untuk menolong sang anak agar dapat terbebas dari jeratan hukum, akibat tuduhan pembunuhan yang ditujukan kepada sang anak. Marie pun menyetujuinya dengan imbalan, sang ayah harus memberikan rumah yang ditinggalinya. 

Dan betul saja, walaupun sang anak memang terbukti melakukan sebuah pembunuhan namun ia terbebas dari ancaman hukuman penjara. Rupanya mantra dan ritual yang dilakukan oleh Marie berhasil membebaskannya. 

4. Silver Ravenwolf (1956-?) 
Silver Ravenwolf (1956-?)
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Silver Ravenwolf adalah seorang cenayang kontemporer Amerika. Ia adalah seorang pemimpin dari sekte Wicca, sebuah kepercayaan neopagan modern yang dipercayai sudah tersebar luas dengan cepat di muka bumi saat ini. 

Beberapa praktik yang terdapat dalam keyakinan wicca ini diantaranya adalah ritual magis dan hal yang berkenaan dengan supranatural. Silver pun tidak dikenal sebagai pemuka wicca, melainkan sebagai penggiat dari paganisme, ia juga seorang direktur dari Black Forest Circle and Seminary, sebuah organisasi yang anggotanya terdiri dari klan wicca yang berasal dari Amerika dan Kanada.

5. Maggie Wall (?-1657) 
Maggie Wall (?-1657)
[artikel-fenomenal.blogspot.com] - Ia adalah seorang penyihir yang paling misterius di dunia. Ia adalah salah satu dari 4.000 perempuan yang dituduh sebagai penyihir lalu dieksekusi, terjadi di Skotlandia. 

Walaupun demikian, Maggie memiliki sebuah monumen kenangan untuk diingat. Yakni, sebuah tulisan yang menyebutkan namanya, "Di sini telah dibakar seorang penyihir, Maggie Wall, 1657".

Namun dengan disebutkannya nama Maggie maka semakin banyak orang yang penasaran dan bertanya akan keberadaan dan figurnya. Siapa Maggie? Kenapa ia dibakar hidup-hidup? Kenapa monumen ini dibangun ditempatnya dibakar? Jawabanya tidak ada yang tahu. 

Tidak ada cerita setempat pun yang memberikan keterangan secara jelas mengenai Maggie. Namun sepertinya ada seseorang yang sepertinya mengenal Maggie, hal ini terbukti dari setiap tahun selalu saja ditemukan rangkaian kalung bunga yang ditinggalkan di monumen tersebut. 

Ia pun meninggalkan sebuah pesan,"Untuk mengenang Maggie Wall, yang dibakar atas nama agama Tuhan". Hingga sekarang tidak ada yang mengetahui siapa seseorang yang menuliskan pesan tersebut.
filed under:
Copyright © 2013 artikel-fenomenal | Powered by Blogger
Design by Theme Junkie
Blogger Template by Lasantha | PremiumBloggerTemplates.com